Laman

  • Home
  • About me
  • My Books
  • My Bussines
  • Lovely Hafidz
  • Lovely Nabila

Rabu, 14 November 2012

Agar Anak Terikat Pada Hukum Syara




Assalamu’alaikum Wr.Wb
Ibu Pengasuh Rubrik Konsultasi Keluarga yang saya hormati, ada beberapa pertanyaan yang ingin saya sampaikan berkaitan dengan pendidikan anak prabaligh.
1. Usia berapa anak dikategorikan prabaligh?
2. Bagaimana Rasulullah SAW mengajarkan keterikatan kepada hukum syara’ pada anak-anak prabaligh?
3. Upaya apa saja yang bisa dilakukan orang tua (Ibu) agar anak usia prabaligh terikat pada hukum syara’.
Wassalamu’alaiikum Wr.Wb
Agustin
Bogor

Keluarga,Teladan Pertama Anak



Oleh : Lathifah Musa

Fathimah, balita kecil usia 2,5 tahun menggendong boneka pandanya. Sembari menggoyang-goyang si Panda seolah meninabobokannya, sesekali ia mengecup kepala bonekanya. Tampak betapa sayangnya ia pada boneka itu. Tak jauh darinya, ibunda Fathimah juga sedang menggendong bayinya, adik Fathimah yang berusia 4 bulan. Ternyata apa yang dilakukan Fathimah persis meniru ibundanya.

10 Kiat Agar Suami Semakin Cinta



Oleh : Zulia Ilmawati

Pelaku utama dalam kehidupan rumah tangga adalah suami dan isteri. Keduanya laksana dua sahabat dan anggota tim yang harus kompak dalam membina biduk rumah tangga. Agar tim ini bisa solid, antara suami dan isteri harus bisa melakukan fungsi dan perannya masing-masing sesuai dengan tugas dan kewajibannya. Dan satu hal yang juga penting adalah bagaimana cinta antara keduanyai bisa terus tumbuh dengan subur. Cinta akan membuat kehidupan keduanya menjadi lebih indah. Kita bisa bayangkan bagaimana keringnya suasana rumah tangga bila cinta itu memudar atau bahkan hilang. Cinta harus ditumbuhkan diantara keduanya, agar terwujud keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah. Lalu bagaimana Islam berbicara tentang cinta dalam kehidupan suami isteri, dan bagaimana menumbuhkannya khususnya buat isteri agar suami semakin sayang? Tulisan berikut akan mencoba mengulasnya, agar cinta suami terus bersemi.

Istriku, Sahabat Sejatiku



Oleh : Luky B. Rouf (LBR)


Kemuliaan Islam dengan syariatnya salah satunya ditunjukkan dengan memberikan pola interaksi unik antara dua insan manusia yang mengikatkan diri sebagai suami-isteri dalam berumah tangga. Interaksi unik tersebut tergambar pada kedudukan suami bagi isteri dan isteri bagi suami. Allah telah menciptakan (khalaqa) seorang isteri sebagai sahabat bagi kita, para suami. Karena masing-masing menjadi sahabat bagi lainnya secara utuh dan sempurna dalam semua aspek kehidupan, maka pola interaksi dan pergaulan diantara mereka berdua pun senantiasa penuh diliputi oleh rasa persahabatan.

“Siapa yang dikehendaki oleh Allah mendapat kebaikan, maka Ia (Allah) memberinya sahabat yang baik” (Muktasar Ihya Ulumudin)

Bahaya Propaganda Pertukaran Peran *



* Tulisan ini dimuat di Kolom Opini Radar Bogor tanggal 16 Mei 2012

Oleh : Shinta Rini

Gagasan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) atau lebih populer dengan pertukaran peran antara suami dan istri, mulai meningkat di masyarakat Indonesia, khususnya perempuan. Berangkat dari fakta di masyarakat, dimana 1300 perempuan kepala keluarga di Jawa Barat (Harian Pikiran Rakyat, 27/11/08) dan 973 perempuan kepala keluarga di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (republika.co.id, 5/3/12) menjadi tulang punggung keluarganya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...